Thursday, 15 September 2016

COBAN RONDO BUKAN HANYA AIR TERJUN



Jika ditanya, objek wisata alam apa yang sangat populer di Malang, salah satu jawabannya pasti Coban Rondo. Tak salah jika air terjun yang di terletak di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, ini menjadi primadona. Aksesnya sangat mudah, bahkan bus besar pun bisa sampai lahan parkir. Selain itu, kawasan Coban Rondo kini dilengkapi objek-objek menarik lainnya. 

Tuesday, 6 September 2016

MENYATU DALAM HARMONI COBAN TENGAH



Udara sejuk menyambut saat kami melintasi jalan aspal menuju air terjun Coban Tengah. Pohon-pohon pinus berdiri gagah menjulang di kanan dan kiri jalan. Sapuan angin menghempas kulit. Sesekali dedaunan luruh melayang jatuh. Semua seolah menyemangati kami memacu motor, membelah hutan yang sepi ini.

Thursday, 25 August 2016

SEMANGAT MEMBARA MENDAKI GUNUNG LANGARA



Suatu anugerah Tuhan yang luar biasa bagi saya. Pulau Kalimantan, yang selama ini hanya saya lihat di video atau gambar, kini dapat saya datangi. Sebuah tugas pelatihan membawa saya ke bumi Borneo ini, tepatnya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Selain tugas yang saya yakini memberi saya banyak pengalaman dan teman, ada satu misi yang semakin membuat saya bersemangat saat berkemas. Tentu saja pesona alam atau budayanya. Saya sadar, kesempatan menjelajah alam Kalimantan Selatan bukanlah tujuan utama. Karena itu, saya harus bersabar merampungkan urusan pekerjaan sambil mengumpulkan informasi tentang objek alam dan budaya yang menarik di Kalimantan Selatan. 

Tuesday, 28 June 2016

SENDANG PUTRI WILIS, SENSASI KESEGARAN ALAMI




Salah satu hal yang saya sukai dari air terjun adalah airnya yang jernih dan dingin. Akan lebih menarik jika di dasar air terjun terdapat telaga untuk berendam atau berenang. Semua terasa lebih sempurna jika objek ini sepi pengunjung. Itulah yang saya temukan di Sendang Putri Wilis. Objek wisata nonkomersial yang terletak di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Nganjuk, ini memberi sensasi kesegaran alami. 

Tuesday, 7 June 2016

TARAWIH ONE NIGHT ONE JUZ DI MASJID AL BIRRU PERTIWI



Marhaban ya Ramadhan. Selamat datang, bulan penuh rahmat dan ampunan. Ya, Ramadhan telah menyapa umat Islam. Karena berharap mendulang pahala berlipat ganda, pada bulan suci itu, kaum muslimin umumnya berlomba-lomba meningkatkan ibadah. Bukan hanya puasa, tetapi juga ibadah lainnya seperti salat tarawih, tadarus, zakat, sedekah, dan masih banyak yang lainnya.

Wednesday, 25 May 2016

AIR TERJUN SINGOKROMO, TEMPAT HARIMAU BERKEMBANG BIAK



Percaya atau tidak, Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Nganjuk, ternyata memiliki sebelas air terjun. Sekali lagi, semua berada di satu desa, bukan satu kota. Sedudo merupakan air terjun yang paling populer. Sepuluh air terjun lainnya masih bisa dibilang alami karena belum tersentuh pembangunan fasilitas tambahan layaknya objek wisata. Terang saja saya geleng-geleng kagum mendengar keterangan warga yang saya temui di Air Terjun Gedangan itu. Dengan mudah, saya percaya karena Desa Ngliman memang berada di lereng Gunung Wilis yang dilimpahi banyak sumber air alami.  

Friday, 20 May 2016

AIR TERJUN GEDANGAN, POTENSI YANG BELUM DIKOMERSIALISASIKAN



Salah satu yang seru saat traveling adalah menemukan objek baru yang sama sekali tidak direncanakan sebelumnya. Makin seru lagi jika objek tersebut ternyata menarik dan masih “perawan”. Itulah yang saya alami saat berkunjung ke Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Nganjuk. Maksud hati hanya mendatangi Bukit Watu Lawang dan Air Terjun Sedudo, tetapi ternyata ada tiga air terjun lain yang masih alami, yaitu Air Terjun Gedangan, Singokromo, dan Putri Wilis. Kali ini saya mengulas Air Terjun Gedangan. 

Saturday, 14 May 2016

MENYAMBANGI AIR TERJUN SEDUDO SETELAH MUSIBAH



Turun dari Bukit Watu Lawang, saya tancap gas menuju Air Terjun Sedudo. Saya belum pernah mengunjungi objek wisata yang sebenarnya sudah sangat populer di Nganjuk dan sekitarnya ini. Karena itu, saya tak mau menyia-nyiakan kesempatan. Tiket seharga Rp 10 ribu sudah di tangan, lokasinya pun tak jauh dari Bukit Watu Lawang. Saya juga penasaran seperti apa kondisi Sedudo kini setelah ditutup beberapa bulan lantaran pernah terjadi musibah tebing longsor hingga merenggut tiga nyawa pengunjung.

Saturday, 7 May 2016

BUKIT WATU LAWANG: SEKALI DAKI, EMPAT AIR TERJUN TERSAJI




Kesan saya tentang Nganjuk selama ini ternyata salah besar. Beberapa kali mendatangi kota dan sejumlah kecamatan, kesan saya, kota berjuluk Kota Angin itu bercuaca panas. Ternyata, ada satu kecamatan di sana yang berudara sejuk. Namanya Kecamatan Sawahan. Berada di lereng Gunung Wilis, Kecamatan Sawahan memiliki sejumlah destinasi wisata alam seperti bukit, air terjun, dan persawahan. Kamis, 5 Mei lalu, saya menghabiskan waktu seharian untuk mendatangi lima objek menarik di sana. Kali ini, saya akan mengulas Bukit Watu Lawang.


Thursday, 7 April 2016

BERBURU SUNSET DI BOJONEGORO



Detik-detik matahari menghilang di balik cakrawala ufuk barat tak jarang memberi nuansa syahdu tak terlupa. Semburat jingga di langit senja menggoreskan suasana yang berbeda. Meski tak lama, hadirnya mampu mengundang pesona. Itulah mengapa tak sedikit penikmat senja yang meluangkan waktu khusus untuk menikmatinya di tempat yang indah. Pantai kerap menjadi pilihan utama.

Saturday, 2 April 2016

BERTEMU POHON UNIK DI KEBUN RAYA PURWODADI



Hari merambat sore. Deru bising kendaraan bersahutan dengan klakson di jalan utama Purwodadi-Malang. Rupanya, kepadatan lalu lintas menyebabkan kendaraan-kendaraan itu rapat merayap. Rasanya tak bertahan lama hidung ini menghirup udara berpolusi. Tak mau terjebak kemacetan, saya pun mengarahkan motor ke pintu gerbang Kebun  Raya Purwodadi, Pasuruan. 

Friday, 25 March 2016

MITOS DAN FAKTA COBAN BAUNG PASURUAN



Gerimis menyapa saat kendaraan kami masuk ke areal parkir Coban Baung. Siang itu mendung menggantung seolah ingin segera menumpahkan air hujannya ke bumi. Namun, itu tak menyurutkan niat saya dan istri untuk mendatangi air terjun ini. Bergegas kami melangkahkan kaki menuju loket tiket yang dijaga dua bapak berseragam Perhutani. Seperti biasa, saya menyempatkan diri bertanya jawab dengan petugas. Setidaknya saya harus tahu jarak tempuh dan medan menuju air terjun. "Jika nanti hujan deras, sebaiknya langsung kembali ya, Mas," pesan si bapak petugas.

Friday, 18 March 2016

WISATA EDUKASI DI KEBUN TEH WONOSARI




“Aku mau naik kuda lagi,” rengek Jindan.

Ini adalah permintaan ketiga bocah berusia 7 tahun itu. Yahya, sang adik, pun tak mau kalah. Dia juga ingin naik kuda lagi. Rupanya, dua putaran naik kuda belum cukup bagi dua anak yang tergolong aktif itu. 

“Jindan, Yahya, kalian kan sudah dua kali naik kuda. Cukup ya,” ujar sang ayah.

“Tapi kan aku belum naik kuda yang itu,” rajuk Jindan sambil menunjuk seekor kuda berponi di sudut taman itu.

Wednesday, 9 March 2016

LEGENDA CANDI SINGOSARI




Sejarah bukan hanya rangkaian peristiwa tanpa makna
Sejarah bukan hanya cerita pengantar tidur belaka
Sejarah selalu memberi butiran-butiran hikmah bijaksana
Sejarah menyimpan cerminan kehidupan anak manusia

Tersebutlah kisah penuh angkara dari bumi Singosari
Ken Endog dan Batara Brahma menjalin asmara tanpa ikatan resmi
Lahirlah Ken Arok, nasib malang dialaminya ketika masih bayi
Dia dibuang di tanah pekuburan dan ditemukan seorang pencuri


Tuesday, 1 March 2016

GROJOGAN SEWU, BAGIAN DARI EKOWISATA DI PUJON, MALANG



Jarum jam menunjukkan angka 14.30 saat kami menyudahi petualangan di Gunung Banyak, Batu. Terlalu siang untuk pulang.  Kami memutuskan melanjutkan perjalanan ke sebuah air terjun di kawasan Pujon. Teman saya meyakinkan bahwa tak butuh waktu lama untuk mengunjungi air terjun yang dikenal dengan nama Grojogan Sewu ini. Benar, tak lebih dari 30 menit, kami sudah sampai di tujuan.

Friday, 26 February 2016

OMAH KAYU DI GUNUNG BANYAK, BATU



Setelah menonton atau mencoba sendiri paralayang di Gunung Banyak, Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, jangan buru-buru turun. Luangkan waktu sebentar untuk mencoba sensasi Omah Kayu. Destinasi ini unik. Pengunjung bisa menginap atau sekadar bersantai di rumah dan ambalan yang terbuat dari kayu. Ini bukan rumah atau ambalan biasa karena berada di batang-batang pohon pinus. Dengan view pegunungan, sawah, kebun, dan pemukinan dari ketinggian, tak sedikit pengunjung yang lupa waktu. 

Sunday, 14 February 2016

ISTRIKU, TRAVELMATE-KU



Semakin banyak tempat yang saya datangi, semakin saya menyadari betapa berharganya kebersamaan dengan seseorang yang punya ruang istimewa dalam hati. Tak bisa dipungkiri bahwa yang terpenting bukan hanya tentang di mana, melainkan juga bersama siapa kita menghabiskan waktu. Ada rasa yang menguap hilang ketika detik-detik bergulir tanpa dia di sisi. Keindahan alam yang tersaji pun seolah tak jenak dinikmati sendiri. Ingin rasanya selalu berbagi pesona itu dengannya. Dia adalah pendamping hidup saya. 

Tuesday, 9 February 2016

TERBANG ALA PARALAYANG DI GUNUNG BANYAK



Manusia memang tak pernah puas. Ditakdirkan mampu berjalan saja tak cukup bagi makhluk Tuhan yang dikaruniai paket lengkap akal dan nafsu ini. Manusia ingin bisa berenang seperti angsa, menyelam seperti ikan, dan terbang seperti burung. Dengan akalnya, manusia pun berusaha memenuhi nafsunya. Beragam alat dan cara ditemukan untuk berenang, menyelam, dan terbang. Salah satu penemuan manusia untuk terbang adalah paralayang. Jika ingin mencoba, datang saja ke Gunung Banyak di kawasan Kota Batu.

Tuesday, 2 February 2016

TAK TAKUT TERSESAT DI LABIRIN COBAN RONDO




Salah satu daerah bersuhu dingin di Jawa Timur adalah Kota Batu. Tak pernah bosan rasanya menjelajahi kota yang dulu menjadi bagian dari Kabupaten Malang ini. Akhir tahun lalu, saya sengaja mendatangi sejumlah destinasi di Batu. Taman Labirin Coban Rondo mengawali tulisan saya tentang Batu. Dengan perlengkapan traveling koleksi Eiger di Zalora, jalan-jalan terasa lebih nyaman.

Tuesday, 26 January 2016

GUA TETES, GUA ATAU AIR TERJUN?



Gua Tetes merupakan salah satu lokasi wisata yang telah lama dikelola oleh warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Namun, seiring melambungnya nama Coban Sewu yang menarik banyak pengunjung, Gua Tetes kini kembali bergairah. Maklum, Gua Tetes berdekatan dengan Coban Sewu. Pengunjung dari arah Lumajang akan melewati Gua Tetes dan Air Terjun Telaga Biru sebelum menikmati Coban Sewu. Sedangkan pengunjung dari Malang, bisa menjelajahi Air Terjun Telaga Biru dan Gua Tetes setelah membuktikan keindahan Coban Sewu.

Monday, 18 January 2016

MANDI SERU DI AIR TERJUN TELAGA BIRU



Selepas merasakan sensasi megah dan indahnya Coban Sewu, saya dan istri tak mau menyia-nyiakan kesempatan. Kami telah menggadaikan nyali untuk turun tebing melalui tangga bambu yang lumayan ngeri-ngeri sedap. Begitu sudah sampai dasar tebing, sayang kalau langsung kembali. Kami sepakat mendatangi dua air terjun berikutnya di dasar tebing itu, yaitu Air Terjun Telaga Biru dan Air Terjun Gua Tetes. 

Sunday, 10 January 2016

MENIKMATI DUA SPOT COBAN SEWU, MALANG DAN LUMAJANG



Sejak foto dan video Coban Sewu tersebar di media satu tahun lalu, sejak itu pula hasrat saya seolah tak terbendung untuk datang dan menyaksikan sendiri keindahannya. Sebab, menurut saya, air terjun yang juga dikenal dengan nama Tumpak Sewu ini istimewa, tak seperti air terjun-air terjun lain yang pernah saya datangi. Alhamdulillah, kesempatan itu datang di penghujung Desember 2015. Meski tersiar kabar medan menuju Coban Sewu sangat ekstrem, saya yang hanya berdua dengan istri sama sekali tak ragu. 

Wednesday, 30 December 2015

2015: LANGKAH KEDUA UNTUK SEBUAH PERJALANAN (2)



Di penghujung 2015, saya mengulas kembali sejumlah destinasi yang saya kunjungi sepanjang tahun ini. Harapan saya, pengalaman saya bermanfaat untuk teman-teman yang ingin mengunjunginya juga. Tulisan ini adalah bagian kedua rekap 2015 saya, berisi 22 destinasi di Bali, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Batu, Malang, Mojokerto, dan Magetan. Bagian pertama telah saya publish minggu lalu.

Wednesday, 23 December 2015

2015: LANGKAH KEDUA UNTUK SEBUAH PERJALANAN (1)



2015 merupakan tahun kedua saya menekuni ketertarikan akan fotografi dan traveling, kemudian mendokumentasikannya melalui blog ini. Alhamdulillah, sepanjang 2015, Allah menganugerahkan kesempatan untuk saya melangkah lebih jauh, melihat lebih banyak, dan mendengar lebih luas tentang alam dan isinya ini. 

Di penghujung 2015, saya ingin mengulas kembali sejumlah destinasi yang saya kunjungi sepanjang tahun ini. Harapan saya, pengalaman saya bermanfaat untuk teman-teman yang ingin mengunjunginya juga. Tulisan ini adalah bagian pertama rekap 2015 saya, berisi 21  destinasi yang saya datangi di Gresik dan Yogyakarta. Bagian kedua akan saya publish minggu depan. 

Tuesday, 15 December 2015

PESONA COBAN PELANGI TANPA PELANGI




Musim hujan datang lagi. Ada yang menganggap ini bukan waktu yang tepat untuk liburan karena hujan bisa datang kapan saja. Itu pula yang saya alami saat mengunjungi Coban Pelangi di Desa Gubuk Klakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Hujan menjadi teman perjalanan sejak berangkat hingga pulang. Namun, mungkin karena niat dan tekad sudah bulat, saya sama sekali tak ingin mengurungkan rencana.

Tuesday, 8 December 2015

MENENGOK SISA-SISA KEJAYAAN GIRI KEDATON



Setelah berziarah ke makam Sunan Giri dan Sunan Prapen, saya tergelitik untuk melihat dari dekat situs Giri Kedaton di Dusun Kedaton, Desa Sidomukti, Kecamatan Kebomas, Kota Gresik. Penasaran, rasanya, seperti apa wujud peninggalan sejarah itu saat ini. Apalagi, jaraknya tak jauh, hanya sekitar 1 kilometer, dari bukit tempat dimakamkannya Sunan Giri dan Sunan Prapen. 

Thursday, 3 December 2015

MERASAKAN KEHENINGAN MAKAM SUNAN PRAPEN



Dulu setiap kali berziarah ke makam Sunan Giri di Gresik, saya selalu batal menyempatkan diri berziarah juga ke makam Sunan Prapen. Sepertinya, umumnya para peziarah Sunan Giri juga tak mengagendakan kunjungan ke makam Sunan Prapen. Mungkin, itu karena Sunan Prapen tak masuk dalam daftar Wali Songo. Padahal, letak makam Sunan Prapen hanya beberapa meter dari makam Sunan Giri. Nah, ketika kembali berziarah ke makam Sunan Giri belum lama ini, saya pun tak mau menyia-nyiakan kesempatan. Kali ini saya harus melihat dengan mata kepala sendiri makam yang selama ini hanya saya dengar namanya itu.

Tuesday, 24 November 2015

RAFTING DI SUNGAI KROMONG PACET


Setiap kali melihat serunya foto atau video rafting, saya selalu penasaran seperti apa rasanya. Saat kesempatan itu datang, saya tak sanggup menahan hasrat ingin mencoba. Selain outbond, salah satu kegiatan family gathering sekolah tempat saya mengajar pertengahan November lalu adalah rafting. Panitia memilih Sungai Kromong di kawasan Pacet, Mojokerto, sebagai lokasi dengan penyedia jasa Obech Rafting. Saya dan istri pun tak menyia-nyiakan kesempatan ini. 

Thursday, 12 November 2015

ADA MAKAM SUNAN KALIJAGA DI BUKIT SUROWITI GRESIK?



Selama ini, yang saya tahu, makam Sunan Kalijaga berada di Kadilangu, Demak, Jawa Tengah. Namun, ternyata di sebuah bukit di Gresik, Jawa Timur, juga terdapat makam yang oleh warga setempat diyakini sebagai makam Sunan Kalijaga. Bukit itu bernama Surowiti di Desa Surowiti, Kecamatan Panceng. Jaraknya sekitar 40 kilometer dari Kota Gresik. 

Thursday, 5 November 2015

WEDANG UWUH, SI HANGAT KAYA KHASIAT




Selain gudeg, salah satu kuliner khas Yogyakarta adalah wedang uwuh. Minuman yang disajikan saat panas atau hangat dan berbahan herbal ini dipercaya kaya khasiat. Uniknya, dalam bahasa Jawa, wedang berarti minuman hangat, sedangkan uwuh berarti sampah. Maklum, bahan-bahan untuk meracik minuman ini menyerupai sampah organik seperti daun-daun dan biji-bijian kering. 

Thursday, 29 October 2015

BERKELILING TELAGA SARANGAN MAGETAN



Magetan, Jawa Timur, ternyata menjadi salah satu tujuan banyak wisatawan. Salah satu andalan kabupaten ini adalah Telaga Sarangan atau yang juga dikenal dengan nama Telaga Pasir. Berada di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut, kawasan telaga alami yang diselimuti suhu udara 15 hingga 20 derajat celsius ini kabarnya menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahun. Bersama rombongan guru tempat saya mengajar, 25 Oktober lalu saya berkunjung ke objek ini.

Friday, 23 October 2015

MENELUSURI JEJAK SUNAN GIRI GRESIK



Berziarah ke Makam Sunan Giri di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Gresik, memantik memori saya tentang masa kecil. Saya lupa usia berapa tepatnya, mungkin sekitar 7 tahun, saya dibawa oleh ayah dan ibu saya berkunjung ke makam salah satu dari Wali Songo (Wali Sembilan) ini. Saya masih ingat, saat itu, kami naik delman menuju makam. Saya sangat menikmati kendaraan ini karena bebas melihat pemandangan sepanjang jalan. 

Wednesday, 14 October 2015

TANJUNG KODOK, RIWAYATMU KINI



Tiket terusan Mahari Zoo & Goa Lamongan (Mazola) membawa saya ke Wisata Bahari Lamongan (WBL). Jarak keduanya hanya sekitar 100 meter, terpisah oleh jalan raya. Tak perlu naik kendaran lagi. Tersedia jembatan penyeberangan yang menghubungan Mazola dan WBL. Sebelum sampai di loket pemeriksaan gelang tiket, pengunjung melewati deretan kios oleh-oleh mulai makanan sampai suvenir.

Thursday, 8 October 2015

MAZOLA, PERPADUAN GUA DAN TAMAN SATWA



Siang itu panas cukup terik. Matahari di langit Lamongan memancarkan sinar panasnya. Namun, itu bukan penghalang bagi puluhan keluarga untuk menghabiskan sisa liburan Lebaran bersama. Saya pun demikian. Sebelum terjerat aktivitas pekerjaan, tiga hari terakhir liburan saya manfaatkan untuk mendatangi kawasan Pantura Lamongan, tepatnya di Kecamatan Paciran. Di sana terdapat Makam Sunan Drajat, Maharani Zoo & Goa Lamongan (Mazola), dan Wisata Bahari Lamongan (WBL).

Wednesday, 30 September 2015

SISA TRAGEDI G 30 S PKI DI COBAN TALUN


Hari sudah menjelang Maghrib. Pucuk-pucuk pinus berselimut kabut. Warna putihnya menyembul, berarak, dan menutupi pepohonan. Jarak pandang kian terbatas dibuatnya. Namun, saya masih ingin mengabadikan pemandangan hutan pinus di kawasan Coban Talun, Batu, ini. Sebuah pemandangan yang tak bisa saya jumpai di tempat saya tinggal.

Wednesday, 23 September 2015

BERAGAM WARNA CERITA DI TAHUN PERTAMA



September 2014 adalah bulan bersejarah untuk alamasedy.blogspot.com. Pada tanggal 6 di bulan itu, saya mulai menulis pengalaman dan kesan saya setelah traveling di blog saya ini.  Sejak saat itulah, rasanya saya tak ingin berhenti menuangkan kisah saya setiap pekan di media ini, hingga tanpa terasa tahun 2015 ini siklus bulan kembali ke September. Iya, itu artinya blog ini telah berusia satu tahun! Alhamdulillah. Hehe.

Wednesday, 16 September 2015

TUKUL PERNAH TINGGAL DI PUSAT REHABILITASI LUTUNG JAWA



Saya sudah dua kali mengunjungi Coban Talun, pada tahun 2000 dan 2014. Namun, akhir Agustus 2015 lalu, ada tugas mendampingi siswa-siswa untuk mengikuti latihan dasar kepemimpinan di kawasan wisata yang berlokasi Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, ini. Tak mau pulang dengan tangan hampa, sampai di sana saya pun mencari tahu ada daya tarik apa yang bisa saya lihat selain hutan pinus dan air terjun yang sudah saya tulis di blog ini sebelumnya. Ternyata, di kawasan Coban Talun terdapat pusat rehabilitasi lutung Jawa. Saya pun penasaran  dan menyempatkan diri mendatanginya.

Tuesday, 8 September 2015

PESONA BARU TUBAN, PANTAI REMEN



Pantai berpasir putih di Tuban? Serius ada? Pertanyaan itulah yang sempat terlintas ketika saya pertama kali mendengar kabar bahwa kota yang populer dengan minuman khasnya, tuak, ini memiliki Pantai Remen, pantai berpasir putih. Maklum, pantai-pantai di Tuban dan sekitarnya umumnya berpasir hitam dan berair keruh. Dan, akhirnya saya pun menyaksikan dengan mata kepala sendiri hamparan pasir putih di Pantai Remen akhir Juli lalu.

Wednesday, 26 August 2015

UNIKNYA BUKIT KAPUR SEKAPUK



“Mau tanya, Pak, bukit kapur Sekapuk sebelah mana ya?” tanya saya kepada seorang bapak di pertokoan dekat gapura masuk Desa Sekapuk.

Tak menjawab pertanyaan saya, si bapak dengan wajah tanpa ekspresi malah melontarkan pertanyaan, “Mau apa Mas ke sana?”

Meski sempat bengong dengan pertanyaan si bapak, saya lalu menjelaskan tujuan saya dengan kalimat yang menurut saya paling mudah dimengerti, “Mau lihat pemandangan, Pak.”

“Kalau tempat gali kapur, ada di sana (menunjuk arah masuk Desa Sekapuk), tapi itu tempat orang kerja, bukan tempat melihat pemandangan, Mas,” terang si bapak ini sambil memandang saya lekat-lekat.

Monday, 17 August 2015

BERBAGI ILMU DAN MENIMBA KEARIFAN LOKAL DI WAE REBO

Anak-anak Wae Rebo (photo by Wira Nurmansyah)


Saya seorang guru. Saya suka traveling. Mengapa kedua hal itu tidak dipadukan? Itulah yang terlintas di benak saya akhir-akhir ini. Ingin rasanya mengunjungi daerah-daerah di Indonesia yang indah panoramanya ini sambil membawa sebuah misi. Bertemu anak-anak di sana. Menikmati keindahan alam bebas sambil bermain dan belajar. Bukankah seru menulis puisi lalu membacakannya di bawah air terjun? Bukankah menantang bertukar pengalaman di pantai nan biru? Bukankah menarik menulis cerita di kaki gunung nan sejuk? 

Friday, 7 August 2015

KWAN SING BIO, SIMBOL KETERBUKAAN ANTARETNIS DAN AGAMA



Jujur saja, selama ini saya tidak pernah memasuki tempat ibadah agama selain agama yang saya anut. Menurut saya, tempat ibadah merupakan kawasan yang sangat dijunjung tinggi kesakralannya sehingga hanya pemeluk agama itulah yang berhak memasukinya. Namun, anggapan saya itu tak terbukti saat saya menjejakkan kaki di kawasan Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban. Tempat ibadah umat Tri Darma (Buddha, Tao, dan Konghucu) ini sangat terbuka bagi para pengunjung beragama lain. Dan, kelenteng ini kini menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Tuban.

Wednesday, 29 July 2015

MEMBIDIK RAY OF LIGHT DI GUA SUCI TUBAN



Salah besar jika Anda mengira Gua Suci adalah gua yang dianggap suci. Situs bersejarah peninggalan masa keemasan Majapahit ini dinamai Gua Suci hanya karena berlokasi di Dusun Suci, Kelurahan Wangun, Kecamatan Palang, Tuban. Namun, jangan pula beranggapan gua ini biasa-biasa saja. Menurut saya, gua ini istimewa. Di antaranya, warna dinding gua, pahatan-pahatan kuno, serta ray of light dari celah atap dan mulut gua sukses memukau mata saya.

Sunday, 26 July 2015

KAYANGAN API, API “ABADI” SEJAK ZAMAN MAJAPAHIT




Believe it or not. Di Kabupaten Bojonegoro, terdapat fenomena geologi alam berupa api yang tak kunjung padam sejak zaman Majapahit. Namanya Kayangan Api dan kini menjadi salah satu destinasi wisata ikon Kabupaten Bojonegoro. Objek unik yang berlokasi di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, ini makin populer sejak digunakan sebagai lokasi pengambilan api Pekan Olahraga Nasional (PON) XV pada tahun 2000. 

Tuesday, 14 July 2015

MENENGOK AIR TERJUN KEDUNG GUPIT




Berkali-kali merencanakan kunjungan ke Air Terjun Kedung Gupit, berkali-kali pula batal. Giliran tanpa rencana, justru saya berkesempatan mengunjungi objek alam di Bojonegoro ini. April lalu, saya dan tim berkunjung ke SMPN 2 Gondang untuk sebuah keperluan. Selepas acara itu, kami tanpa pikir panjang mencuri waktu ke sana. Meski salah kostum karena pakai baju kerja, hunting dadakan ini tetap berkesan.

Tuesday, 7 July 2015

BERZIARAH KE MAKAM SEPANJANG 9 METER



Berapa panjang makam yang pernah Anda lihat? Mungkin paling panjang seukuran tinggi rata-rata manusia ya. Nah, Sabtu 4 Juli lalu saya sengaja berziarah ke kompleks makam dengan sejumlah makam panjang. Tak tanggung-tanggung, panjangnya mencapai 9 meter! Kompleks makam yang telah diresmikan sebagai situs bersejarah dan cagar budaya ini terletak di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Nama resminya adalah Makam Siti Fatimah Binti Maimun, dikenal juga dengan nama Makam Panjang.

Tuesday, 30 June 2015

SENJA DI PELABUHAN GILIMANUK



Saya selalu berusaha menemukan sisi baik dari apa pun yang terjadi di depan mata. Itu cara saya untuk menikmati setiap momen. Salah satunya adalah ketika menyeberangi Selat Bali, penghubung Pulau Bali dan Pulau Jawa. Beberapa kali saya menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dengan kapal feri dan kerap malam hari. Nah, Akhir April lalu, kebetulan kapal yang saya tumpangi berlayar pada sore hari. 

Tuesday, 23 June 2015

PESONA DANAU BERATAN BUKAN HANYA PURA ULUN DANU



Bagi saya, cuaca dingin memberi sensasi tersendiri saat berada di sebuah destinasi  wisata. Itu pulalah yang saya rasakan saat berkunjung ke Danau Beratan di kawasan Bedugul, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Jangankan danau yang dikelilingi bukit berselimut kabut, pemandangan sepanjang perjalanan yang menanjak dan berliku pun memesona. Maklum, kawasan ini berada di dataran tinggi Bali. Selain kebun buah, sayur, dan bunga, terdapat juga Kebun Raya Bedugul. Kawasan pegunungan yang kerap diguyur hujan ini pun menyajikan panorama indah sepanjang perjalanan.

Tuesday, 16 June 2015

MENGENAL SEJARAH BALI DI MONUMEN BAJRA SANDHI


Salah satu cara mengenal sebuah daerah adalah melalui museumnya. Nah, jika Anda ingin mengenal sejarah Bali, datang saja ke Museum Bajra Sandhi. Museum yang juga dikenal dengan nama Monumen Perjuangan Rakyat Bali ini berdiri megah di tengah Lapangan Renon, Jalan Raya Puputan, Denpasar Timur, Denpasar.  Selain hari libur nasional, Museum Bajra Sandhi dibuka setiap hari. Pada Senin-Jumat, museum dibuka pukul 08.30-17.00 WITA. Sedangkan pada Sabtu-Minggu, pengunjung bisa masuk mulai pukul 09.30-17.00 WITA.

Monday, 8 June 2015

PURA ULUWATU ANDALAN DESA PECATU



Siang itu, setelah diguyur hujan di Pantai Pandawa, saya sempat pesimistis akan mendapatkan cuaca cerah di Pura Luhur Uluwatu. Apalagi, perjalanan menuju pura tersohor di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, ini hanya memakan waktu sekitar 30 menit dari Pantai Pandawa. Namun, ternyata kenyataan berkata lain. Turun dari kendaraan, saya disambut cuaca cerah. Saya pun tak mau menunggu lama untuk menengok pura di tebing tinggi dengan view laut lepas ini.

Sunday, 31 May 2015

ANTARA KUTA, ANDRE HEHANUSA, DAN LEGENDA







..................
Sejak saat itu hatiku tak mampu
membayangkan rasa di antara kita
di pasir putih kau genggam jemari tanganku
menatap mentari yang tenggelam

Semua berlalu di balik khayalku
kenangan yang indah berdua denganmu
di Kuta Bali kau peluk erat tubuhku
di Kuta Bali cinta kita

Bersemi dan entah kapan kembali
mewangi dan tetap akan mewangi
bersama rinduku walau kita jauh
kasih, suatu saat di Kuta Bali
..................